SIDOARJO – Sebanyak 34 siswa kelas X Excellent SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo mengikuti sosialisasi bertajuk “Literasi Digital, Bijak Bermedsos & Pencegahan Cyberbullying” yang digelar di ruang multimedia sekolah, Kamis (27/08/2026) pukul 08.00-10.00 WIB. Kegiatan ini merupakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sekaligus Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) 2026 yang bermitra dengan SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo.
Program tersebut dibawakan oleh Fahdi Haidar Al Arif, mahasiswa Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi Umsida, sebagai pemateri tunggal. Kegiatan ini turut didampingi oleh dua guru pendamping serta Wakil Kepala Satuan Pendidikan Bidang Kurikulum, Muchammad Faruq, S.Pd.I.
Dalam sambutannya mewakili Kepala Satuan Pendidikan, Wakil Kepala Satuan Pendidikan Bidang Kurikulum, Muchammad Faruq, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Umsida atas terselenggaranya kegiatan PKM dan KKN tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan positif bagi seluruh siswa SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo, khususnya dalam menghadapi tantangan dunia digital saat ini. Hal senada juga disampaikan oleh guru pendamping siswa.

Salah satu guru pendamping M.Yusuf, S.Sos. (kiri), menyimak penjelasan dari pemateri.

Pemateri membuka sesi sosialisasi literasi digital dan pencegahan cyberbullying di ruang multimedia SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo
Diawali Pre-Test, Ditutup dengan Komitmen Bersama
Sesi diawali dengan perkenalan singkat mengenai program PKM dan KKN Umsida 2026, kemudian dilanjutkan dengan pre-test berupa 20 soal pilihan ganda melalui formulir daring untuk mengukur pemahaman awal siswa terhadap materi. Selama siswa mengerjakan soal, pemateri berkeliling untuk memastikan seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tenang dan lancar.

Siswa kelas X Excellent menyimak arahan pemateri sebelum mengerjakan pre-test
Usai pre-test, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah interaktif bertema “Jempolmu, Tanggung Jawabmu” selama sekitar 60 menit. Dalam sesi ini, pemateri menyampaikan tiga pokok bahasan utama, yaitu definisi cyberbullying, dampak yang ditimbulkan, serta solusi dalam menghadapinya di kehidupan sehari-hari. Pemateri juga menyampaikan pesan-pesan moral sebagai bekal siswa dalam menghadapi jenjang pendidikan berikutnya di perguruan tinggi.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi studi kasus kelompok, diskusi dan tanya jawab, penandatanganan komitmen bersama bermedia sosial secara sehat, serta post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan refleksi dan pesan penutup.
Antusiasme Siswa di Sesi Studi Kasus
Salah satu momen yang paling menarik perhatian terjadi pada sesi studi kasus. Pemateri mengajak siswa untuk maju secara sukarela dan memberikan solusi atas sebuah kasus cyberbullying. Tiga siswa tampil sebagai relawan, yaitu Shandanu, Ketua Kelas X-4, serta dua siswa lainnya, Della dan Fero. Ketiganya mendapat apresiasi dari teman-teman sekelas atas keberanian mereka tampil di depan.

Dua siswa relawan memaparkan solusi atas studi kasus cyberbullying yang ditayangkan pemateri.
Sepanjang sesi ceramah interaktif berlangsung, siswa terpantau antusias mengikuti setiap materi. Suasana kelas kondusif, siswa aktif merespons pertanyaan pemateri, dan seluruh sesi berjalan tertib hingga akhir acara.
Pada bagian penutup, pemateri menitipkan pesan kepada seluruh siswa peserta sosialisasi:
“Menjadi netizen yang baik berarti berpikir sebelum kirim, berani berhenti saat salah, dan tidak membiarkan teman sendiri dalam kesusahan.”
Fasilitas Sekolah Turut Mendukung Kegiatan
Kegiatan berlangsung di ruang multimedia SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo yang dilengkapi layar videotron dan kursi auditorium yang representatif, mendukung kelancaran proses penyampaian materi kepada siswa.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa Umsida dalam mendukung pendidikan karakter digital di sekolah mitra. Pihak Umsida menyampaikan terima kasih kepada Kepala Satuan Pendidikan SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan, serta kepada guru pendamping yang turut mendokumentasikan jalannya acara. Harapannya, materi yang telah disampaikan dapat terus diimplementasikan siswa dalam keseharian mereka di lingkungan sekolah maupun media sosial. (Rosyidah Rohmah, M.Pd., Kepala Satuan Pendidikan)

Foto bersama pemateri, guru pendamping, dan siswa kelas X Excellent SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo usai kegiatan berlangsung
